Menu

Mode Gelap
DPRD Lampung Gelar Paripurna LKPJ 2025, Pansus Soroti Kondisi Fiskal dan Kinerja Pemerintah Daerah Membaca Arah Pembangunan dan Tantangan Struktural IKU Provinsi Lampung Tahun 2025, Sebuah Catatan Kemacetan Parah Usai Ijtima Ulama di Kotabaru, Lampung, Aparat Kewalahan Atur Lalu Lintas Komisi II DPRD Lampung Pelajari Model Jatim: Menimbang Perlindungan Komoditas Strategis hingga Skema Asuransi Petani Fraksi Gerindra DPRD Lampung Dukung Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur Warga Masih Keluhkan Study Tour SMK dalam Reses Dewan

Parlemen Lampung

Mikdar Ilyas Pertanyakan Bantuan Bibit Untuk Petani

badge-check


					Mikdar Ilyas Pertanyakan Bantuan Bibit Untuk Petani Perbesar

Lampung- Mikdar Ilyas, Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung meminta Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Provinsi Lampung tidak lagi menyalurkan bantuan bibit kualitas rendah kepada petani. Anggota Fraksi Gerindra itu berang karena banyak mendengar keluhan para petani yang gagal panen saat menanam bibit jagung dan padi yang berasal dari bantuan.

Hal itu terungkap saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II dengan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Provinsi Lampung Rabu (04/12/2024). RDP itu dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Provinsi Lampung beserta jajarannya.

“Saya minta jangan ada lagi bantuan bibit yang jelek di masa pemerintahan Gubernur Lampung ke depan. Saat reses, banyak petani yang mengeluhkan jagung dan padinya gagal panen akibat kualitas bantuan bibit jelek,” ujar anggota dewan asal dapil Lampung Utara-Way Kanan itu dengan nada tinggi.

Senada dengannya, anggota Komisi II dari Fraksi Gerindra Fauzi Heri juga mempertanyakan tentang efektivitas dan kelanjutan kartu petani berjaya. “Apa khabar kartu petani berjaya. Apakah program kartu petani ini berjalan sesuai dengan yang direncanakan. Bagaimana penyaluran pupuk subsidi kepada petani,” tanyanya.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura Bani Ispriyanto menjelaskan data-data dan serapan anggaran pada tahun 2024. Ia juga menyampaikan Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura yaitu menjaga stabilitas harga, menurunkan kemiskinan dan ketimpangan wilayah di Provinsi Lampung, meningkatkan ketersediaan produksi tanaman pangan berkelanjutan, dan meningkatkan ketersediaan produksi holtikultura berkelanjutan.

“Sejak tahun 2020 capaian IKU kami di atas 100% dari target yang dicanangkan. Indikator kinerja sasaran kani berupa indeks ketahanan pangan, dan meningkatnya produksi tanaman pangan dan hortikultura,” jelasnya.

Sementara itu anggota Komisi II lainnya, Amrullah dan Singa Ersa Awangga masih menyoal nasib petani singkong yang selalu dipermainkan oleh harga jual singkong yang murah. Mereka berharap Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Holtikultura dapat meningkatkan kinerjanya hingga dapat menjawab permasalahan para petani di Lampung. “Petani singkong ini tidak dapat alokasi pupuk subsidi sehingga biaya tanamnya mahal. Tapi saat panen, harga anjlok,” ujar keduanya kompak.

Rapat kerja Komisi II DPRD Provinsi Lampung ini dipimpin langsung oleh Ketua Ahmad Basuki dari FPKB, Wakil Ketua Arnold Alam dari F-Golkar, dan Sekretaris Aribun Ayunis dari F-PDIP. Sementara anggota yang hadir mengikuti rapat adalah Fauzi Heri, I Made Suarjaya, dan Mikdar Ilyas dari F-Gerindra, Fatikhatul Khoiriyah dari FPKB, Morisman dan Andriano Dwiki Agusta dari F-PAN, Singa Ersa Ewanggadari Fraksi Demokrat, Amrullah F-PKS, dan Jamroni F-Nasdem, serta Handitya Narapati SZP dari F-Golkar.

Article share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Temuan Pansus Singkong: Semua Pabrik Tapioka Abaikan Surat Edaran Gubernur

15 Juni 2026 - 21:41 WIB

Warga Diminta Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

15 Juni 2026 - 21:41 WIB

Amrullah Soroti Ketimpangan Anggaran Sektor Pangan dan Ekonomi

15 Juni 2026 - 21:41 WIB

Reses Fauzi Heri, Warga Korpri Jaya Keluhkan Curanmor

15 Juni 2026 - 21:41 WIB

Fauzi Heri, Anggota DPRD Provinsi Lampung saat reses di Kelurahan Korpri Jaya

Hasil Sidak Komisi II DPRD Lampung: Diduga Tutup Saluran Air, Perusahaan di Bandar Lampung Picu Banjir

15 Juni 2026 - 21:41 WIB

Trending di Parlemen Lampung