Menu

Mode Gelap
Cómo Puedo Personalizar Mis Dados De 20 Pendapatan APBD Perubahan Lampung Turun Rp19,6 Miliar, Belanja Naik Rp74,6 Miliar Fraksi Gerindra DPRD Lampung: Kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal di HKTI Perkuat Lampung Menuju Lumbung Pangan Nasional Gubernur Lampung: Penyesuaian Target APBD 2026 Demi Kebijakan Fiskal yang Lebih Realistis DPRD Lampung Apresiasi Program Rumah Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus Penyembelihan Tapir di Mesuji, Fauzi Heri Minta Kementerian Kehutanan Evaluasi PT Silva Inhutani Lampung

Kebijakan Publik

Dinas Pariwisata Provinsi Siap Gratiskan Lampung Fair 2025

badge-check

Dinas Pariwisata Provinsi Siap Gratiskan Lampung Fair 2025 Perbesar

Dinas Pariwisata Provinsi Lampung menyatakan siap jika dipercaya menjadi pelaksana Lampung Fair tahun depan. Pengunjung tidak akan dikenakan tiket masuk, dan peserta Lampung Fair akan menampilkan aneka produk UMKM lokal asli Lampung dengan harga terjangkau.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Lampung Bobby Irawan pada saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi II DPRD setempat, Selasa (03/12/2024).

“Kami siap jika ditunjuk menjadi pelaksana Lampung Fair tahun depan. Para pengunjung juga tidak akan dikenakan tiket masuk, gratis. Kami juga akan menyuguhkan hiburan rakyat yang lebih inovatif serta menghadirkan produk UMKM lokal asli Lampung,” jelasnya.

Pernyataan tersebut menanggapi keluhan masyarakat atas pelaksanaan Lampung Fair yang disampaikan oleh Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung Fauzi Heri. Dalam kesempatan itu juga Anggota DPRD Provinsi Lampung asal Fraksi Partai Gerindra tersebut meminta Dinas Pariwisata untuk lebih giat lagi menggalakkan sektor pariwisata sehingga Provinsi Lampung akan menjadi wilayah destinasi wisata.

“Indikator Kinerja Utama atau IKU Dinas Pariwisata yang menekankan pada banyaknya kunjungan wisata yang datang ke Lampung dan seberapa banyak mereka spend money, tentunya akan berkontribusi terhadap PDRB (Produk Domestik Regional Bruto, red) kita. Sehingga, sektor pariwisata akan menjadi salah satu penyumbang kenaikan laju pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pemerintah pusat hingga 8%,” ujarnya.

Fauzi juga mengkritisi belum maksimalnya promosi digital yang dilakukan Dinas Pariwisata. Hal itu terlihat dari besarnya penyerapan anggaran di sektor publikasi konvensional yang masih dilakukan dengan pendekatan paper.

“Saat ini promosi digital lebih efektif jika menggunakan jejaring sosial media. Dinas bisa melibatkan selebgram, konten kreator, dan penggiat platform digital untuk berkolaborasi menjadi mitra Dinas Pariwisata dalam mempromosikan destinasi wisata yang ada di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Rapat Dengar Pendapat ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Provinsi Lampung Ahmad Basuki dari FPKB, Wakil Ketua Arnold Alam dari F-Golkar, dan Sekretaris Aribun Ayunis dari FPDIP. Sementara anggota yang hadir mengikuti rapat adalah Fauzi Heri, I Made Suarjaya, dan Mikdar Ilyas dari F-Gerindra, Fatikhatul Khoiriyah dari FPKB, Morisman, dan Andriano Dwiki dari F-PAN, Hannifal dan Singa Ersa Ewangga dari Fraksi Demokrat, Amrullah F-PKS, dan Jasroni F-Nasdem, dan Solihin dari F-PDIP, serta Handitya Narapati SZP dari F-Golkar. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Fraksi Gerindra DPRD Lampung: Kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal di HKTI Perkuat Lampung Menuju Lumbung Pangan Nasional

1 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Warga Diminta Manfaatkan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

29 Juli 2026 - 22:24 WIB

Dinas Pariwisata Provinsi Siap Jika Ditunjuk Menjadi Pelaksana Lampung Fair 2025

29 Juli 2026 - 22:24 WIB

ORASKI Tegaskan Tak Ikut Aksi 20 Mei, Kritisi Usulan Pembatasan Potongan Aplikasi

29 Juli 2026 - 22:24 WIB

Belum ada Fasilitas Pengolahan, Limbah B3 dari Lampung dikirim ke Tangerang

29 Juli 2026 - 22:24 WIB