Menu

Mode Gelap
Cómo Puedo Personalizar Mis Dados De 20 Pendapatan APBD Perubahan Lampung Turun Rp19,6 Miliar, Belanja Naik Rp74,6 Miliar Fraksi Gerindra DPRD Lampung: Kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal di HKTI Perkuat Lampung Menuju Lumbung Pangan Nasional Gubernur Lampung: Penyesuaian Target APBD 2026 Demi Kebijakan Fiskal yang Lebih Realistis DPRD Lampung Apresiasi Program Rumah Burung Hantu untuk Kendalikan Hama Tikus Penyembelihan Tapir di Mesuji, Fauzi Heri Minta Kementerian Kehutanan Evaluasi PT Silva Inhutani Lampung

Parlemen Lampung

Tekan Inflasi, Pemprov Diminta Rumuskan Empat Langkah Strategis Jelang Lebaran

badge-check

Ilustrasi Inflasi Jelang Hari Raya Idul Fitri 2025 Perbesar

Ilustrasi Inflasi Jelang Hari Raya Idul Fitri 2025

Bandar Lampung – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Fauzi Heri, menyoroti pentingnya langkah konkret dalam menekan potensi lonjakan harga bahan pokok. Ia meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Lampung untuk lebih responsif dan tidak hanya mengandalkan kebijakan jangka panjang, tetapi juga menerapkan langkah strategis yang dapat langsung dirasakan masyarakat.

“TPID harus bergerak lebih cepat dalam mengantisipasi inflasi. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar karena keterlambatan kebijakan. Apalagi menjelang Idul Fitri, permintaan meningkat dan harga cenderung naik. Ini harus diantisipasi,” tegas Fauzi Heri dalam keterangannya, Senin (25/03/2025).

Untuk memastikan stabilitas harga dan pasokan barang di Lampung, Fauzi Heri menekankan empat langkah strategis yang dapat segera dijalankan oleh TPID, yaitu memperbanyak operasi pasar, menjamin kelancaran distribusi barang, memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dan pelaku usaha, serta mengembangkan sistem pemantauan harga berbasis digital untuk deteksi dini lonjakan harga.

“Optimalisasi Operasi Pasar menjadi langkah utama yang harus diperbanyak di berbagai kabupaten/kota guna memberikan akses harga terjangkau bagi masyarakat. Dengan adanya pasar murah, masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga yang lebih stabil tanpa harus khawatir dengan spekulasi pasar,” tegasnya.

Legislator asal Partai Gerindra itu juga menjelaskan pentingnya jaminan kelancaran distribusi barang. Menurutnya, distribusi yang terganggu akan memicu kelangkaan barang yang kemudian menyebabkan lonjakan harga. Ia meminta Pemprov Lampung memastikan rantai distribusi berjalan lancar, terutama untuk komoditas yang banyak dibutuhkan menjelang lebaran, seperti beras, minyak goreng, gula, dan daging.

“Pastikan tidak ada gangguan distribusi, baik dari sisi transportasi maupun pasokan. Pemerintah harus memastikan rantai distribusi berjalan lancar agar tidak terjadi kelangkaan yang memicu lonjakan harga,” katanya.

Selain itu anggota DPRD Provinsi Lampung dapil Kota Bandar Lampung itu juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan sektor swasta. Dibutuhkan kerja sama erat dengan Kementerian Perdagangan, Bank Indonesia (BI), Bulog, serta pelaku usaha dan distributor agar pasokan tetap terjaga dan harga tetap stabil.

“Inflasi tidak bisa diatasi hanya oleh pemerintah daerah. Harus ada sinergi dengan pemerintah pusat, produsen, dan distributor agar harga tetap terkendali,” tambahnya.

Selain itu, Digitalisasi Pemantauan Harga dan Early Warning System dapat menjadi inovasi yang perlu segera diterapkan. Fauzi Heri mendorong TPID untuk menggunakan teknologi dalam memantau harga pasar secara real-time, sehingga lonjakan harga bisa terdeteksi sejak dini dan tindakan pencegahan bisa segera dilakukan.

“Kita butuh sistem yang lebih modern, semacam Early Warning System, agar kenaikan harga bisa diantisipasi lebih dini. Dengan teknologi, pengawasan akan lebih efektif dan kebijakan bisa diambil lebih cepat,” pungkasnya.***red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Pendapatan APBD Perubahan Lampung Turun Rp19,6 Miliar, Belanja Naik Rp74,6 Miliar

7 Agustus 2026 - 16:21 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Lampung: Kepemimpinan Rahmat Mirzani Djausal di HKTI Perkuat Lampung Menuju Lumbung Pangan Nasional

1 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Gubernur Lampung: Penyesuaian Target APBD 2026 Demi Kebijakan Fiskal yang Lebih Realistis

30 Juli 2026 - 15:20 WIB

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Lampung menilai Strategis Kunjungan Gubernur Lampung ke Tiongkok

29 Juli 2026 - 22:24 WIB

Belajar dari Banten, Lampung Siap Genjot Sektor Industri

29 Juli 2026 - 22:24 WIB